Analisis Ekspresi Epidermal Growth Factor Receptor Rabdomio-sarkoma Tipe Embrional dan Alveolar pada Anak

  • Fita Ferdiana
  • Puspita Eka Wuyung
  • Nurjati Chairani Siregar
Keywords: Kata kunci : EGFR, lokasi, RMSA, RMSE.

Abstract

Latar belakang
Rabdomiosarkoma (RMS) merupakan sarkoma yang banyak ditemukan pada anak dan dewasa muda. Secara histopatologik ada 4 tipe, yaitu embrional, alveolar, spindel, dan pleomorfik. Tipe histologi dan lokasi (favourable dan unfavourable) termasuk faktor yang menentukan prognosis RMS. Terapi kombinasi pada RMS dengan reseksi komplet, kemoterapi, dan radiasi belum meningkatkan kesintasan pasien RMS terutama pada stadium lanjut. Anti terhadap epidermal growth factor receptor (EGFR) telah dipakai dalam terapi untuk tumor epitelial ganas, sedangkan penggunaannya pada sarkoma masih dalam penelitian. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis ekspresi EGFR rabdomiosarkoma tipe embrional (RMSE) dan alveolar (RMSA) pada anak, serta menganalisis ekspresi EGFR pada lokasi favourable dan unfavourable.
Metode
Penelitian ini menggunakan metode potong lintang dengan pemilihan sampel secara konsekutif. Sampel terdiri atas 17 kasus RMSE dan 13 kasus RMSA di Departemen Patologi Anatomik FKUI/RSCM tahun 2008-2015. Diagnosis RMSE dan RMSA ditegakkan secara histopatologi dan imunohistokimia MyoD1 dan atau desmin positif. Pulasan imunohistokimia EGFR dilakukan pada RMSE dan RMSA dengan penilaian semikuantitatif, serta membandingkan kedua tipe histologik dan lokasi tumor.
Hasil
Ekspresi EGFR pada RMSE lebih tinggi dibandingkan dengan RMSA (53% vs 23%)(p=0,029). Bila dihubungkan dengan lokasi, maka ekspresi EGFR pada RMSE lebih tinggi pada lokasi unfavourabe dibanding lokasi favourable (p=0,412). Ekspresi EGFR pada RMSA lebih tinggi pada lokasi favourable dibanding lokasi unfavourable (p=0,592).
Kesimpulan
Ekspresi EGFR (favourable dan unfavourable) dapat digunakan untuk menentukan prognosis RMSE dan RMSA.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-02-14
Section
Articles