Akurasi Diagnostik Lesi Indeterminate Nodul Tiroid Berdasarkan Ekspresi Imunositokimia CK19

  • Mieke Marindawati
  • Kusmardi Kusmardi
  • Lisnawati Lisnawati
Keywords: Kata kunci: CK19, imunositokimia, lesi indeterminate, nodul tiroid.

Abstract

Latar belakang
Biopsi aspirasi jarum halus/fine needle aspiration biopsy (FNAB) pada lesi tiroid mempunyai keterbatasan dalam mendiagnosis lesi indeterminate karena belum dapat ditentukan sifat biologiknya. Hasil FNAB menentukan penatalaksanaan pasien sehingga perlu dilakukan pulasan imunositokimia untuk meningkatkan akurasi. Cytokeratin 19 (CK19) merupakan penanda yang sensitif untuk karsinoma papiler tiroid (KPT), namun masih jarang dilakukan pada spesimen FNAB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran imunositokimia CK19 dalam meningkatkan akurasi diagnostik lesi indeterminate pada FNAB nodul tiroid.
Metode
Penelitian ini merupakan desain potong lintang terhadap 42 kasus FNAB tiroid yang terdiri atas 11 kasus (26%) lesi jinak, 12 kasus (29%) atypia of undetermined significance (AUS), 10 kasus (24%) suspicious, dan 9 kasus (21%) KPT yang telah dilakukan operasi. Sampel didapatkan dari arsip Departemen Patologi Anatomik FKUI/RSCM tahun 2014-2015. Dilakukan pulasan imunositokimia CK19. Ekspresi dinilai menggunakan skor berdasarkan kurva receiver operating characteristic (ROC) dan sebagai baku emas adalah diagnosis histopatologik dari spesimen operasi.
Hasil
Pada 42 kasus yang dipulas dengan CK19 terdapat 22 kasus indeterminate yang terdiri atas 13 kasus yang terekspresi positif kuat dan 9 kasus yang menunjukkan ekspresi positif lemah/negatif. Dari 13 kasus yang terekspresi positif kuat, 11 kasus menunjukkan histopatologik ganas (berasal dari 7 kasus suspicious dan 4 kasus AUS) dan 2 kasus histopatologik jinak (berasal dari 1 kasus AUS dan 1 kasus suspicious). Sedangkan 9 kasus yang berekspresi positif lemah/negatif terdiri atas 8 kasus histopatologik jinak (berasal dari 6 kasus AUS dan 2 kasus suspicious) dan 1 kasus histopatologik ganas (berasal dari 1 kasus AUS). Dengan menggunakan tabel 2x2 diketahui bahwa pulasan imunositokimia CK19 pada lesi FNAB kategori indeterminate mempunyai sensitivitas 92%, spesifisitas 80%, nilai prediksi positif 85%, nilai prediksi negatif 89% dan akurasi diagnostik 86%.
Kesimpulan
Pulasan CK19 dapat digunakan sebagai penanda untuk membedakan karsinoma papiler tiroid dengan nodul jinak tiroid pada spesimen FNAB lesi indeterminate.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-05-04
Section
Articles