Perbedaan Ekspresi PTEN pada Endometrium Normal, Hiperplasia Endometrium dan Endometrioid Carcinoma

Main Article Content

Suhaili
Heni Maulani,
Aida Farida

Abstract

ABSTRAK
Latarbelakang
Hiperplasia endometrium merupakan lesi prekursor terjadinya karsinoma endometrium terutama jenis
endometrioid carcinoma. Patogenesis karsinoma endometrium dan perubahan dari normal menjadi keganasan
melibatkan banyak kelainan molekular termasuk PTEN gen penghambat tumor. Hipotesis kami adalah terdapat
perbedaan ekspresi PTEN pada hiperplasia endometrium dan endometrioid carcinoma dengan endometrium
nomal fase proliferasi.
Metode
Rancangan penelitian yang digunakan adalah case control. Sampel adalah jaringan endometrium berasal dari
kuretase, biopsi dan histerektomi. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok kontrol yaitu endometrium
normal fase proliferasi 25 sampel, dan kelompok kasus terdiri dari 25 endometrium hiperpasia dan 25
endometrioid carcinoma. Sampel dilakukan pulasan imunohistokimia dengan antibodi monoklonal PTEN.
Imunoreaktifitas PTEN di skor secara semikuantitatif yang dilihat dari persentase luas area dan intensitas
pulasan. Perbedaan ekspresi PTEN dianalisa dengan SPSS versi 19.0.
Hasil
Tidak ada perbedaan yang bermakna pada ekspresi PTEN antara kelompok kasus dengan kontrol berdasarkan
luas area dan intensitas pulasan. Penurunan intensitas ekspresi PTEN terlihat pada mayoritas kasus
hiperplasia atipik dan endometrioid carcinoma dibandingkan dengan endometrium fase proliferasi. Terlihat
kecenderungan intensitas ekspresi PTEN menurun pada hiperplasia endometrium atipik dibandingkan
hiperplasia endometrium non atipik.
Kesimpulan
Intensitas pulasan PTEN pada endometrium hiperplasia atipik cenderung lebih menurun dibandingkan
hiperplasia non atipik. Hiperplasia atipik yang merupakan lesi prekursor terjadinya endometrioid carcinoma. Hal
ini mengindikasikan kemungkinan besar mutasi PTEN mempunyai peranan penting pada patogenesis
karsinoma endometrium.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles