Hubungan Ekspresi Imunohistokimia Cyclooxygenase-2 (COX-2) dengan Derajat Histopatologi Meningioma

Main Article Content

Indri Mahrani
Delyuzar
Joko S. Lukito

Abstract

ABSTRAK
Latar belakang
Meningioma adalah neoplasma intrakranial primer yang umum pada orang dewasa, berasal dari sel arachnoid
(meningothelial). Gambaran histologis meningioma adalah prediktor penting untuk perilaku tumor.
Cyclooxygenase-2 (COX-2) adalah enzim yang diekspresikan dalam berbagai jenis tumor dan diketahui terkait
dengan perilaku ganas tumor. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi ekspresi imunohistokimia COX-2
pada meningioma dan mencari hubungannya dengan derajat histopatologik.
Metode
Penelitian Ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini
adalah 22 blok parafin dengan diagnosis meningioma yang ditentukan derajat histopatologiknya dan diwarnai
dengan imunohistokimia COX-2. Penilaian dilihat berdasarkan intensitas warna dan persentase sel yang
terwarnai pada sitoplasma. Intensitas warna: 1 (lemah), 2 (sedang), 3 (kuat). Persentasi sel yang positif=0
(0%), 1 (<10%), 2 (10-50%), 3 (>50%). Penilaian merupakan penjumlahan intensitas warna dan persentasi
positif (>4), negatif (<4).
Hasil
Duapuluh dua kasus meningioma: usia rerata=41 tahun, perempuan=90,9%, meningothelial=22,7%, derajat
I=77,3%). Ekspresinya. COX-2: negatif: 17 kasus (77,3%) semuanya merupakan derajat I. COX-2 positif: 5
kasus (22,7%) (4 kasus derajat II, 1 kasus derajat III). Ekspresi COX-2 pada meningioma berhubungan dengan
derajat histopatologik berdasarkan WHO (p=0,001).
Kesimpulan
Pada penelitian ini terdapat hubungan antara ekspresi imunohistokimia COX-2 dengan derajat histopatologik, di
mana COX-2 lebih terekspresi pada derajat II dan III.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles