Deteksi Mikrometastasis pada Bulky Kelenjar Getah Bening Karsinoma Serviks Stadium IA-IIB Menggunakan Sitokeratin AE1/AE3

  • Reni Angeline
  • Hartono Tjahjadi
  • Puspita Eka Wuyung
Keywords: bulky KGB; karsinoma serviks stadium IA-IIB; mikrometastasis; sitokeratin AE1/AE3.

Abstract

ABSTRAK
Latar belakang
Karsinoma serviks uteri adalah keganasan primer pada serviks uteri. Ada atau tidaknya metastasis pada kelenjar getah bening tidak
mengubah stadium, namun mempengaruhi kekambuhan, kesintasan dan terapi. Pulasan imunohistokimia sitokeratin AE1/AE3
dapat membantu dalam penegakkan diagnosis maupun menentukan fokus kecil metastasis karsinoma. Pada penelitian ini dianalisis
pemeriksaan imunohistokimia sitokeratin AE1/AE3 untuk menentukan mikrometastasis pada bulky KGB negatif.
Metode
Penelitian ini menggunakan desain potong lintang. Sampel terdiri atas 52 kasus karsinoma serviks stadium IA-IIB yang dilakukan
histerektomi radikal dan limfadenektomi yang disertai bulky KGB negatif di Departemen Patologi Anatomik Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia/Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (FKUI/RSCM) periode Januari 2011 sampai Juni 2017. Dilakukan
pulasan imunohistokimia sitokeratin AE1/AE3.
Hasil
Pada bulky KGB Karsinoma Serviks stadium IA-IIB diagnosis histopatologik karsinoma sel skuamosa (KSS) tidak berkeratin, derajat
diferensiasi sedang, tidak ada invasi limfovaskular dengan invasi terdalam >5,0 mm. Pemeriksaan imunohistokimia sitokeratin
AE1/AE3 menunjukkan tidak adanya mikrometastasis pada seluruh kasus.
Kesimpulan
Pemeriksaan imunohistokimia sitokeratin AE1/AE3 yang digunakan pada bulky KGB karsinoma serviks stadium IA-IIB tidak dapat
mendeteksi adanya mikrometastasis

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-09-07
Section
Articles