Aspek Klinik dan Karakteristik Tipe Histopatologik Timoma

  • Maria Mayella Vianney
  • Lisnawati Rachmadi
Keywords: Kata kunci: Masaoka-Koga staging system; myasthenia gravis; timoma

Abstract

ABSTRAK
Latar belakang
Timoma adalah neoplasma tersering yang ditemukan pada organ timus dan diklasifikasikan menjadi 5 tipe histopatologik utama, yaitu
A, AB, B1, B2, dan B3. Timoma paling sering ditemukan di mediastinum anterior dan disertai dengan sindrom paraneoplastik
myasthenia gravis. Penelitian ini ingin mengetahui aspek klinik dan karakteristik tipe histopatologik timoma di Departemen Patologi
Anatomik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (PA-FKUI/RSCM) tahun 2014-2018.
Metode
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian potong-lintang. Data klinik dan histopatologik berasal dari
rekam medik dan arsip Departemen Patologi Anatomik FKUI/RSCM tahun 2014-2018. Data klinik berupa usia, jenis kelamin, lokasi
tumor, gejala klinik, penyakit penyerta, metastastis, dan terapi. Penilaian histopatologik meliputi diagnosis tipe histopatologik
berdasarkan kriteria World Health Organization dan stadium berdasarkan Masaoka-Koga staging system.
Hasil
Ditemukan 31 kasus timoma yang sesuai dengan kriteria inklusi. Dari 31 kasus, 19 (61,3%) di antaranya adalah perempuan. Rerata
usia subyek adalah 46,7 tahun. Sebanyak 12 kasus (37,5%) memiliki gejala klinik kelemahan otot akibat myasthenia gravis dan 21
kasus (67,7%) massa tumor di mediastinum anterior. Ditemukan 9 kasus timoma tipe AB dan 2 kasus timoma tipe B2. Sebanyak 3
kasus berada di stadium IV dengan metastasis ke kelenjar getah bening dan paru.
Kesimpulan
Timoma lebih banyak ditemukan pada wanita dengan rerata usia 46,7 tahun. Sindrom paraneoplastik tersering adalah myasthenia
gravis dan lokasi tersering adalah mediastinum anterior. Tipe histopatologik yang paling banyak ditemukan adalah tipe AB, sedangkan
yang paling sedikit ditemukan adalah tipe B2

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-01-20
Section
Articles