Hubungan Ekspresi Interleukin-17 dan Indeks Proliferasi Ki67 pada Karsinoma Payudara

  • Ika Kartika,
  • Theodorus
  • Citra Dewi
  • Nyiayu Fauziah Kurniawati
Keywords: Kata kunci: karsinoma payudara, IL-17, Ki67, indeks proliferasi

Abstract

ABSTRAK
Latar belakang
Sel tumor memiliki kemampuan untuk dapat merubah fenotipe sel radang pada lingkungan tumor menjadi faktor protumoral. Bahkan
salah satu mediator radang yang dihasilkan seperti interleukin 17 (IL-17) juga berperan dalam meningkatkan proliferasi dan daya
invasi tumor. Sama halnya dengan IL-17, Ki67 secara umum telah dipakai sebagai penanda untuk menilai tingkat proliferasi karsinoma
payudara. Penelitian ini adalah penelitian pertama yang bertujuan untuk mengetahui hubungan ekspresi IL-17 dengan indeks
proliferasi Ki67 pasien karsinoma payudara.
Metode
Penelitian ini adalah serial kasus yang menggunakan 38 sampel blok paraffin penderita karsinoma payudara. Karakteristik
klinikopatologi didokumentasikan yaitu usia, subtipe dan derajat histologik, TILs (tumor infiltrating lymphocytes) dan subtipe
molekular. Ekspresi IL-17 dan Ki67 dinilai menggunakan pulasan imunohistokimia dan analisis data menggunakan uji Pearson dan
Spearman untuk menilai korelasi antar kedua variabel.
Hasil
Karakteristik umum sampel pada penelitian ini adalah penderita kanker payudara usia >40 tahun (73,7%), subtipe histopatologi
karsinoma invasif tidak spesifik (84,2%), derajat histologik tumor tinggi (78,9%), TILs yang tidak dominan (94,7%) dan subtipe
molekular lumninal B (55,3%). Tidak terdapat hubungan antara ekspresi IL-17 dan indeks proliferasi Ki67 (p 0,72 dan OR 1,417),
walaupun terlihat kecenderungan rendahnya ekspresi IL-17 memberikan gambaran ekspresi Ki67 yang tinggi.
Kesimpulan
Ekspresi IL-17 belum dapat menggambarkan indeks proliferasi Ki67 pada karsinoma payudara. Penelitian menggunakan teknik
analisa dan jumlah sampel yang besar disarankan untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-01-20
Section
Articles