Hubungan Ekspresi CD133 dan EGFR Terhadap Derajat Keganasan pada Karsinoma Ovarium

  • Agung Dwi Suprayitno
  • Dyah Fauziah
  • Gondo Mastutik
Keywords: Kata kunci: karsinoma ovarium, CD133, EGFR.

Abstract

ABSTRAK
Latar belakang
Karsinoma ovarium mencakup 90% dari keganasan pada organ ovarium. Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR), dikenal sebagai
ErbB1/HER1, mempunyai peran penting dalam proliferasi sel tumor. CD133 adalah penanda sel induk hematopoietic, proliferasi, self
renewal dan diferensiasi sel. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan ekspresi CD133 dan EGFR pada karsinoma ovarium
derajat tinggi dan derajat rendah serta menganalisis hubungan antara ekspresi CD133 dan EGFR karsinoma ovarium.
Metode
Penelitian dilakukan dengan metode observasi dan cross sectional pada blok parafin pasien dengan diagnosis karsinoma ovarium
sejak 1 Januari sampai 30 Desember 2017 di Rumah Sakit dr. Soetomo. Karsinoma ovarium dibagi dalam 2 derajat, yaitu derajat
rendah dan derajat tinggi. Dilakukan pemeriksaan imunohistokimia EGFR dan CD133. Ekspresi EGFR dan CD133 dievaluasi dengan
imunoreactive score (IRS). Perbedaan ekspresi CD133 dan EGFR pada karsinoma ovarium dianalisis menggunakan uji Man-Whitney.
Hubungan antara ekspresi CD133 dan EGFR pada karsinoma ovarium dianalisis menggunakan uji Spearman.
Hasil
Terdapat perbedaan ekspresi CD133 dengan p < 0,01 dan EGFR dengan p < 0,01 pada karsinoma ovarium derajat tinggi dan rendah.
Terdapat korelasi positif yang signifikan antara ekspresi CD133 dan EGFR pada karsinoma ovarium (p=0,035; r=0,37).
Kesimpulan
Ekspresi CD133 dan EGFR lebih tinggi pada karsinoma ovarium derajat tinggi. Ekspresi CD133 tinggi akan meningkatkan ekspresi
EGFR pada karsinoma ovarium. Kedua petanda ini dapat digunakan sebagai faktor prognostik

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-01-20
Section
Articles