Hubungan antara Profil Histomorfologik dengan Gambaran Endoskopi Esofagitis Refluks pada Dewasa

  • Intan Nevita Oktamia Bernanthos
  • Diah Rini Handjari
Keywords: Kata kunci: Esofagitis refluks; gastroesophageal refluks disease; kriteria Esohisto.

Abstract

Latar belakang
Diagnosis dini GERD sangat penting karena esofagitis refluks kronis merupakan faktor risiko utama terjadinya Barrett esofagus,
yang merupakan lesi prekursor terjadinya adenokarsinoma esofagus. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui frekuensi,
karakteristik demografik, profil histomorfologi berdasarkan kriteria Esohisto dan gambaran endoskopi kasus esofagitis refluks di
FKUI/RSCM tahun 2016-2018.
Metode
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian potong lintang. Kasus esofagitis refluks diambil dari arsip
Departemen Patologi Anatomik RSCM dalam kurun waktu Januari 2016-Desember 2018. Kriteria penilaian meliputi karakteristik
demografik, profil histomorfologi, dan gambaran endoskopi. Penilaian histomorfologi esofagitis refluks dalam penelitian ini
menggunakan kriteria Esohisto, dengan menilai hiperplasia sel basal (HSB), peninggian papilla (PP), dilated intercellular spaces
(DIS) dan intraepitelial eosinophil (IE). Penilaian derajat lesi digolongkan menjadi mukosa normal, derajat ringan dan derajat berat.
Hasil
Ditemukan 65 kasus esofagitis refluks pada dewasa selama kurun waktu 3 tahun di Departemen Patologi Anatomik FKUI/RSCM.
Penelaahan data demografik pada 65 kasus didapatkan 33 kasus (50,8 %) pada laki-laki dan 32 kasus (49,2%) pada perempuan,
dengan rerata usia sampel 56 tahun. Lokasi lesi terbanyak adalah distal esofagus sebanyak 30 kasus (46,2%). Manifestasi klinis
pada 13 kasus (20%) berupa esofagitis. Gejala klinis tersering berupa disfagia pada 21 kasus (32,3%). Gambaran endoskopik
terbanyak berupa laringofaringeal refluks sebanyak 12 kasus (18,5%), diikuti dengan esofagitis grade C sebanyak 9 kasus (13,8%).
Derajat lesi esofagitis refluks berdasarkan kriteria Esohisto didapatkan 37 kasus (56,9%) derajat ringan dikuti derajat berat
sebanyak 28 kasus (43,1%)
Kesimpulan
Kriteria Esohisto dapat digunakan dalam membantu menegakkan diagnosis derajat lesi esofagitis refluks dengan endoskopi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-09-27
Section
Articles