Hubungan Antara Derajat Histopatologik Sarkoma dengan Respon Radioterapi

  • Eny Soesilowati
  • Afiati
  • Herry Yulianti
  • Hermin Aminah
  • Bethy Surjawathy Hernowo, PhD, SpPA(K)
Keywords: Kata Kunci: sarkoma, derajat histopatologik, respon radioterapi

Abstract

Latar belakang
Sarkoma merupakan tumor ganas yang berasal dari jaringan mesenkim dan bersifat agresif yang jarang ditemukan. Radioterapi
saat ini diterima sebagai terapi adjuvan standar sarkoma derajat tinggi, sedangkan pada sarkoma derajat rendah masih
kontroversial, namun respon radioterapi terhadap sarkoma sebesar 50%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan
derajat histopatologik sarkoma dengan respon radioterapi.
Metode
Desain penelitian berupa studi crossectional, dengan analisa retrospektif. Sampel terdiri atas 80 jaringan blok parafin dari biopsi dan
operasi sarkoma periode Januari 2013 hingga Desember 2019 di RS Hasan Sadikin Bandung, terdiri atas 45 sampel radiosensitif
dan 35 sampel radioresisten. Semua sampel dinilai derajat histopatologik berdasarkan FNCLCC. Analisa statistik menggunakan uji
Chi-Square dengan nilai signifikan p <0,05. Data diolah menggunakan program SPSS versi 24.0 for windows
Hasil
Pada kelompok radiosensitif terdapat 15 (33,3%) sampel merupakan sarkoma derajat rendah dan 30 (66,7%) sampel merupakan
derajat tinggi. Tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara derajat histopatologik dengan respon radioterapi pada
sarkoma p>0,05 (p=0,304).
Kesimpulan
Penelitian ini menunjukkan respon radioterapi pada sarkoma tidak berhubungan dengan derajat histopatologik. Hal ini disebabkan
karena sensitivitas radioterapi dipengaruhi oleh faktor lain diantaranya karakter molekuler.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-01-04
Section
Articles