Kanker Payudara “Triple-Negative” Subtipe “Basal-Like” dan “Normal-Like”: Analisis Perbedaan Usia Penderita dan Karak-teristik Histopatologik Serta Analisis Nilai “Cut-Off” Reseptor Hormon

  • . Vinesia L. Riddi, Primariadewi Rustamadji, Endang SR. Hardjolukito

Abstract

ABSTRAK Latar belakang Karsinoma payudara (KPD) berdasarkan profil ekspresi gen dan karakter imunofenotipe diklasifikasikan menjadi beberapa subtipe. Salah satu subtipe adalah jenis basal-like (KPDBL) yang disebutkan sebagai tumor agresif dengan prognosis yang lebih buruk dibandingkan subtipe lain pada karsinoma payudara triple-negative (KPDTN). Di Indonesia, belum ada data publikasi mengenai KPDTN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi kasus KPDTN serta membedakan KPDBL dan KPD normal-like (KPDNL) menggunakan pulasan imunohistokimia (IHK) CK5. Metode Seluruh kasus KPD dari bulan Januari 2009-Oktober 2010 diambil dari arsip Departemen kami. Terdapat 42 kasus yang didiagnosa sebagai KPDTN berdasarkan ekspresi negatif reseptor estrogen (RE), reseptor progesteron (RP) dan human epidermal growth factor receptor-2 (HER2). Selanjutnya dilakukan pulasan IHK CK5 untuk membedakan KPDBL dengan KPDNL serta menghubungkannya dengan masing-masing parameter klinikopatologik KPDTN yang karakteristik. Hasil Terdapat 40 kasus yang memenuhi kriteria inklusi penelitian ini. Hanya 20 dari 40 kasus (50%) KPDTN mengekspresikan CK5 positif dan dikelompokkan sebagai KPDBL. Duapuluh kasus sisanya tidak mengekspresikan CK5 dan dikelompokkan sebagai KPDNL. Tidak terdapat perbedaan antara KPDTN dan KPDNL berdasarkan usia penderita (p = 0,519), grade histologik (p = 0,452), gambaran morfologi pushing border (p = 0,828), central/geographic necrosis (p = 1,000) dan infiltrasi limfosit peritumoral (p = 0,219). Kesimpulan Gambaraan histopatologik tidak dapat digunakan untuk membedakan KPDBL dari KPDNL pada KPDTN. Untuk itu, penambahan CK5 dalam panel antibodi untuk KPD, dapat membantu pembedaan kedua subtipe tersebut. Kata kunci : karsinoma payudara triple-negative, Karsinoma payudara jenis basal-like, CK5 ABSTRACT Background Breast cancers have been classified into distinct subtype base on gene profiling and/or immunophenotype characteristic. Basal-like phenotype is defined as an aggressive tumor which have a poor prognosis among the other phenotype in triple-negative breast cancer (TNBC). There was no published data about the TNBC in Indonesia. The aim of this study was to investigate the prevalence and clinicopathologic feature of TNBC and also differentiate basal (BL) and normal-like (NL) phenotype in TNBC by using immunohistochemical marker, cytokeratin-5 (CK5). Method All invasive breast cancers from January 2009 to October 2010 were selected from the file of our Departement. There were 42 TNBC which have been identified by the negative expression of estrogen receptor, progesterone receptor and HER2 using immunohistochemistry. We performed CK5 immunohistochemistry to determined BL and NL phenotype and correlate the CK5 positivity with age of patient and histopathological features. Results Only 40 of cases were included in our investigation. We found 20 out of 40 TNBC cases (50%) showed CK5 expression and defined as BL breast cancer (BC). The rest 20 cases were not positive for CK5 and defined as NL-BC. There were no significant statistical differences between BL and NL-BC base on age and histopathological features. Conclusions The age of patient and histopathological features cannot differentiate between BL and NL-BC. Therefore, the use of CK5 as the immunomarker of basal-like phenotype would be benefit to differentiate this aggressive tumor from the NL phenotype. Key words : triple-negative breast cancer, basal-like breast cancer, CK5

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2015-09-17
Section
Articles